Langsung ke konten utama

Marugame Udon : Udon dan Tempura

Marugame Udon telah berdiri dibeberapa lokasi / outlet di Indonesia, seperti di Mall Taman Anggrek dan Gandaria City, Jakarta, serta di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, dan saya pernah melihat sedang dalam penyelesaian di Balikpapan. Bisnis ini merupakan bisnis franchise dengan Marugame Jepang.


Jujur saja, menu dapat dikatakan terbatas, tetapi hal ini memudahkan pelanggan dalam memilih, karena hanya terdiri dari tiga jenis, yaitu nasi, udon dan tempura.

Untuk nasi, Anda dapat memilih Sukiyaki Beef Bowl, Beef Curry Rice, Tendon Tori Rice dan Tendon Seafood Rice.
Beef Curry Udon

Sedangkan untuk katagori Udon, terdapat pilihan Beef Curry Udon, Kamaage Udon, Kake Udon, Mentai Kamatama Udon, Niku Udon, On Tama Udon, Tori Daitang Udon dan Zaru Udon.

Mentai Kamatama Udon

Untuk jenis tempura, ada 8 pilihan yaitu Brocolli tempura, Chicken Chili tempura, Cuttle Fish tempura, Ebi tempura, Egg tempura, Kakiage, Skewered Tofu tempura, dan Tori tempura.


#Yuk Kuliner #Jepang
#Down Town Walk, Summarecon Mall Serpong, Tangerang

(Sg/18-07-2014)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bangi Kopi di Balikpapan Ocean Square

Dulu terkenal dengan nama Bangi Kopi Tiam, namun sejak terjadi kasus hukum oleh pemegang merek "Kopi Tiam", maka terpaksa menghilangkan kata "Tiam" dan kini menjadi Bangi Kopi. Sebuah usaha waralaba kuliner yang telah merambah beberapa kota besar di Indonesia. Bangi Kopi di kota Balikpapan menempati salah satu sudut di Balikpapan Ocean Square (BOS), sebuah mall yang terletak di kawasan Pasar Baru atau jalan raya Sudirman di kota Balikpapan. Semula mall ini bernama Balcony City, sekarang sedang direnovasi dan nantinya akan menggunakan nama Balikpapan Ocean Square. Menempati ruang yang cukup luas, terbagi atas bagian indoor bagi tamu yang tidak merokok, dan bagian outdoor bagi tamu yang ingin merokok. Seperti halnya rumah makan bertemakan "Kopi Tiam" lainnya, rumah makan ini menawarkan menu pilihan kuliner asal negara tetangga Malaysia atau Singapore. Tetapi juga ditambah beberapa menu kuliner nusantara dan kuliner Thai. Menu kuliner Malaysia / Sing...

Mie Siantar di Balikpapan

Balikpapan sebagai kota pendatang, tentu berbagai ragam kuliner bisa dicari disini. Salah satunya adalah kuliner asal pulau Sumatera, tepatnya kota Pematang Siantar. Pematang Siantar atau yang lebih sering disebut Siantar, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Medan, memang memiliki kuliner khas, salah satu yang cukup terkenal adalah Mie Siantar. Mie Siantar paling beken di Siantar adalah Awai dan Kok Tong. Berbeda dengan Mie Siantar ditempat asalnya, Mie Siantar di kota Balikpapan cukup aman bagi mereka yang tidak menyantap makanan non halal, karena Mie Siantar disini benar-benar 100% halal. Sama sekali tidak menggunakan daging babi maupun minyak babi. Mie Siantar menggunakan mie yang dibuat sendiri, cukup tebal, dibumbui dengan khas, dan disajikan bersama setengah butir telur rebus, sayur sawi, daun bawang, bawang goreng dan potongan daging ayam yang tidak pelit. Pangsit disajikan bersama kuah pada mangkok kecil terpisah. Mie Siantar Balikpapan Baru, Jl. MT Haryono, Bal...

Di Balikpapan ada Salome, Makanan Apakah Itu ?

Ketika saya mau meninggalkan Pasar Segar, Balikpapan tepat di hook di sebelah gerai Martabak Markobar, terdapat sebuah gerai "Salome Gledek" yang menjual Salome. Memang beberapa waktu di Balikpapan, saya sering mendengar lewat siaran radio yang membahas mengenai kuliner Salome ini, sehingga membuat saya jadi penasaran apa sih Salome ini ? Yang pasti Salome dalam konotasi ini bukanlah nama puteri penari cantik yang dimanja oleh Raja Herodes sehingga minta kepala Yohanes Pembaptis. Guna menghapus rasa penasaran saya lalu mampir sejenak dan melihat apa itu Salome. Ternyata Salome adalah nama lain dari pentol bakso yang pernah ngehitz juga di Surabaya. Salome bentuknya bulat, terbuat dari tepung kanji, terigu dan daging, disajikan bersama saus kacang, saus tomat dan kecap. Menurut kisah penyiar radio, makanan Salome ini mulai marak di Balikpapan pertama kali dijajakan pak le (panggilan untuk abang-abang di Balikpapan) dengan sepeda di lapangan Merdeka, Balikpapan yang sela...