Langsung ke konten utama

Mie Benthenk, Mie Enak di Balikpapan Regency


Menu mie adalah salah satu menu favorit di berbagai restoran. Mie Benthenk mengkhususkan diri pada mie ayam rebus dan goreng dan salah satu varian menu dari mie Benthenk adalah mie goreng lada hitam.

Bentuk penyajiannya yang sedikit unik, berbeda dengan mie lainnya, mie rebus maupun mie goreng disajikan dengan gorengan kulit pangsit kecil yang cukup banyak.

Beda mie rebus dan mie goreng, hanyalah berupa sayur sawi dan semangkok kuah yang ada pada mie rebus. Mie goreng tidak digoreng dengan minyak di atas wajan, melainkan hanya ditiriskan dan diolah dengan minyak sayur, dibumbui dan ditambahkan potongan daging ayam atau sapi lada hitam.


Paket spesial goreng meliputi Mie sapi lada hitam 27k dan Mie ayam 22k, dengan minuman satu botol Teh Pucuk.

Ada pula, Paket combo Mie ayam 22k dan Mie ayam jumbo 32k dengan semangkok kuah dan sebotol teh pucuk.

Mie Benthenk
Balikpapan Regency Blok W2 No. 17
Balikpapan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bangi Kopi di Balikpapan Ocean Square

Dulu terkenal dengan nama Bangi Kopi Tiam, namun sejak terjadi kasus hukum oleh pemegang merek "Kopi Tiam", maka terpaksa menghilangkan kata "Tiam" dan kini menjadi Bangi Kopi. Sebuah usaha waralaba kuliner yang telah merambah beberapa kota besar di Indonesia. Bangi Kopi di kota Balikpapan menempati salah satu sudut di Balikpapan Ocean Square (BOS), sebuah mall yang terletak di kawasan Pasar Baru atau jalan raya Sudirman di kota Balikpapan. Semula mall ini bernama Balcony City, sekarang sedang direnovasi dan nantinya akan menggunakan nama Balikpapan Ocean Square. Menempati ruang yang cukup luas, terbagi atas bagian indoor bagi tamu yang tidak merokok, dan bagian outdoor bagi tamu yang ingin merokok. Seperti halnya rumah makan bertemakan "Kopi Tiam" lainnya, rumah makan ini menawarkan menu pilihan kuliner asal negara tetangga Malaysia atau Singapore. Tetapi juga ditambah beberapa menu kuliner nusantara dan kuliner Thai. Menu kuliner Malaysia / Sing...

Mie Siantar di Balikpapan

Balikpapan sebagai kota pendatang, tentu berbagai ragam kuliner bisa dicari disini. Salah satunya adalah kuliner asal pulau Sumatera, tepatnya kota Pematang Siantar. Pematang Siantar atau yang lebih sering disebut Siantar, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Medan, memang memiliki kuliner khas, salah satu yang cukup terkenal adalah Mie Siantar. Mie Siantar paling beken di Siantar adalah Awai dan Kok Tong. Berbeda dengan Mie Siantar ditempat asalnya, Mie Siantar di kota Balikpapan cukup aman bagi mereka yang tidak menyantap makanan non halal, karena Mie Siantar disini benar-benar 100% halal. Sama sekali tidak menggunakan daging babi maupun minyak babi. Mie Siantar menggunakan mie yang dibuat sendiri, cukup tebal, dibumbui dengan khas, dan disajikan bersama setengah butir telur rebus, sayur sawi, daun bawang, bawang goreng dan potongan daging ayam yang tidak pelit. Pangsit disajikan bersama kuah pada mangkok kecil terpisah. Mie Siantar Balikpapan Baru, Jl. MT Haryono, Bal...

Di Balikpapan ada Salome, Makanan Apakah Itu ?

Ketika saya mau meninggalkan Pasar Segar, Balikpapan tepat di hook di sebelah gerai Martabak Markobar, terdapat sebuah gerai "Salome Gledek" yang menjual Salome. Memang beberapa waktu di Balikpapan, saya sering mendengar lewat siaran radio yang membahas mengenai kuliner Salome ini, sehingga membuat saya jadi penasaran apa sih Salome ini ? Yang pasti Salome dalam konotasi ini bukanlah nama puteri penari cantik yang dimanja oleh Raja Herodes sehingga minta kepala Yohanes Pembaptis. Guna menghapus rasa penasaran saya lalu mampir sejenak dan melihat apa itu Salome. Ternyata Salome adalah nama lain dari pentol bakso yang pernah ngehitz juga di Surabaya. Salome bentuknya bulat, terbuat dari tepung kanji, terigu dan daging, disajikan bersama saus kacang, saus tomat dan kecap. Menurut kisah penyiar radio, makanan Salome ini mulai marak di Balikpapan pertama kali dijajakan pak le (panggilan untuk abang-abang di Balikpapan) dengan sepeda di lapangan Merdeka, Balikpapan yang sela...