Langsung ke konten utama

Pesta Laksa di Cumi-Cumi Resto

Cumi Cumi Cafe

Cumi Cumi Café, restoran yang terletak di Hotel Aston Marina Ancol. Rumah makan ini mempunyai disain dengan nuansa bawah laut yang didominasi warna biru, dengan latar belakang ratusan ikan yang berenang dengan lincahnya. Pada bulan Maret 2017 ini, Cumi Cumi Cafe menawarkan berbagai macam variasi sajian laksa yang istimewa.

Laksa adalah sebuah sajian khas Asia yang populer di seluruh dunia dengan bumbu serta rempah yang unik berpadu dengan santan nan gurih. Aneka laksa yang dapat Anda temukan, dimulai dari Laksa Singapura yang membawa inajinasi para pencinta kuliner serasa berada di Singapura. Laksa Singapura adalah salah satu sajian laksa andalan yang diracik dengan resep rahasia yang siap menggoyang lidah Anda. Harga tidak terlalu mahal,  hanya Rp. 70.000 per porsi.

Laksa


Masih dengan harga yang sama, bagi kalangan pemburu masakan tradisional nusantara, beberapa menu laksa khas kuliner nusantara, seperti Laksa Bogor, Laksa Betawi dan Laksa Tangerang juga tersedia.  Sajian ini sangat cocok untuk makan siang ataupun makan malam Anda bersama keluarga maupun relasi bisnis. 
Cumi Cumi Cafe merupakan rumah makan yang unik, karena selalu menyediakan kuliner khas Timur Tengah, mungkin menyesuaikan dengan banyaknya pengunjumg dari Timur Tengah, yang menginap di hotel Aston Marina Ancol.

Bersantai Sehabis Makan

Bila Anda masih memiliki waktu luang untuk bersantai, setelah menuntaskan makan siang atau makan malam, Anda dapat menghabiskan waktu di Cium Cium Lounge & Bar, yang menyajikan aneka wine, antara lain pilihan red wine seperti Penfolds Bin 2, Penfolds Bin 128, Penfolds 138, Chapoutier, Ruffino Chianti, Joseph Drouhin B. Villages dari mulai harga Rp. 762.000  hingga harga Rp. 1.380.000 per botol. Selain Red wine, tersedia pula white wine Two Island Pinot Grigio dan Joseph Drouhin B. Aligote dengan harga Rp. 480.000  dan 1.150.000  per botol. Alternatif lain seperti sparkling wine dan sweet wine juga patut Anda cicipi dengan harga Rp 2.000.000 per botol dan Rp 550.000 per botol.


Selain wine, Cium Cium Lounge & Bar juga menyediakan pilihan cocktail segar liquid tiramisu dan green hornet mocktail. Minuman ala Cium Cium Lounge & Bar ini menawarkan rasa dan sensasi yang segar dengan racikan yang enak dan unik. Pilihan mocktail ini dapat Anda teguk hanya dengan hanya merogoh kocek sekitar Rp. 60.000 net dan cocktail seharga Rp. 155,000 net per gelas. Bila Anda berkunjung pada bulan Maret 2017, Anda akan mendapatkan discount 30% untuk minuman special ini. Dan bagi pencinta kopi, Cium Cium Lounge & Bar menyajikan aneka minuman kopi dari biji kopi pilihan merk “illy”.  Anda dapat memilih black coffee, cappuccino atau coffee latte, harga hanya Rp. 46,000,-.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Depot Layun Seafood, Alternatif Berburu Kepiting di Balikpapan

Siapapun yang sudah pernah menginjakkan kaki di kota Balikpapan, pasti mengetahui keistimewaan makanan olehan kepiting. Ada dua rumah makan yang menjadi legenda dalam hal memanjakan lidah pelanggannya, yakni Dandito dan Kepiting Kenari. Layanan ke dua rumah makan ini luar biasa, bahkan bersedia menyiapkan paket oleh-oleh yang siap diambil pada saat pelanggan hendak menuju bandara. Persaingan ke dua rumah makan ini, membuat dua kubu pelanggan yang saling menomor satukan olahan kepiting yang sulit dibedakan siapa yang akan tampil sebagai pemenang. Ke duanya juga beradu kecepatan layanan, kebersihan dan kenyamanan bersantap. Sekarang, Anda memiliki alternatif untuk menikmati masakan olahan kepiting di Balikpapan, tepatnya di kawasan Balikpapan Baru. Memang tempatnya tidak senyaman di kedua rumah makan diatas, namun dari segi rasa tidak kalah bila dibandingkan. Namanya Depot Layun Seafood, berlokasi di Kawasan Balikpapan Baru. Konon kabarnya, koki yang menggawangi rumah makan kepi...

Di Balikpapan ada Salome, Makanan Apakah Itu ?

Ketika saya mau meninggalkan Pasar Segar, Balikpapan tepat di hook di sebelah gerai Martabak Markobar, terdapat sebuah gerai "Salome Gledek" yang menjual Salome. Memang beberapa waktu di Balikpapan, saya sering mendengar lewat siaran radio yang membahas mengenai kuliner Salome ini, sehingga membuat saya jadi penasaran apa sih Salome ini ? Yang pasti Salome dalam konotasi ini bukanlah nama puteri penari cantik yang dimanja oleh Raja Herodes sehingga minta kepala Yohanes Pembaptis. Guna menghapus rasa penasaran saya lalu mampir sejenak dan melihat apa itu Salome. Ternyata Salome adalah nama lain dari pentol bakso yang pernah ngehitz juga di Surabaya. Salome bentuknya bulat, terbuat dari tepung kanji, terigu dan daging, disajikan bersama saus kacang, saus tomat dan kecap. Menurut kisah penyiar radio, makanan Salome ini mulai marak di Balikpapan pertama kali dijajakan pak le (panggilan untuk abang-abang di Balikpapan) dengan sepeda di lapangan Merdeka, Balikpapan yang sela...

Depot Simpang Empat, Mantao dan Sapi Lada Hitam

Rumah makan ini tergolong rumah makan chinese food tempo dulu, bentuknya sangat sederhana, seperti layaknya rumah makan chinese food dengan dua wajan di bagian depan untuk mengolah masakan, lalu ada bagian untuk mempersiapkan bahan-bahan, dan ada bagian kecil dimanfaatkan sebagai kasir. Meski rumah makan sederhana, tampak ada paling tidak empat mesin EDC, jadi kalau Anda kahabisan uang di dompet, silakan gunakan kartu kredit Anda. Dan bagian lain dari rumah yang tidak terlalu luas ini dimanfaatkan untuk meja dan kursi makan. Bagian selasar rumah juga dimanfaatkan untuk meja kecil dengan dua kursi, disediakan bagi mereka yang hanya datang sendiri atau berdua. Di bagian belakang rumah makan, tampak tumpukan doos yang cukup banyak, rupanya rumah makan ini sudah terkenal sejak dulu dengan mantao-nya, yang terkenal enak dan renyah, ada dua macam mantao yang dijual mantao goreng dan mantao kukus. Ke dua jenis mantao ini sering dibawa pulang sebagai buah tangan oleh para pengunjung ko...