Langsung ke konten utama

Waroeng Merak dengan Cita Rasa Nusantara



Lokasi rumah makan ini cukup tersembunyi dari keramaian kota Balikpapan. Untuk menuju rumah makan ini harus cukup mengenal kota Balikpapan, meski terletak di depan Mall Balikpapan Super Block (BSB), Anda harus mencari jalan Pemuda, yang jalannya cukup sempit dan berliku, apalagi harus mencari jalan Pemuda V.

Rumah makan ini nyaman memanfaatkan halaman rumah yang disulap menjadi taman yang segar dan hijau. Tujuan rumah makan ini lebih memberikan suasana santai, damai dan tenang kepada pelanggannya.

Menunya tidak banyak, hanya lalapan ayam dan bebek dengan sambal Bali, sambal terasi dan sambal bawang. Paket nasi goreng, nasi pecel, ceker pedas, indo mie goreng dan indo mie rebus. Snack berupa singkong goreng, roti bakar dan pisang nugget.

Ayam Bakar Sambal Bali
Minuman juga apa adanya, dari wedang jahe, milo, susu, juice, soft drink,  teh dan kopi.

Kenapa dinamai Waroeng Merak? Seperti yang sudah diduga karena di rumah makan terdapat seekor burung merak yang cantik.

Selain menerima pelanggan umum, rumah makan ini juga menerima untuk pesta ulang tahun atau arisan yang tamunya sekitar 30 orang. Rumah makan ini dilengkapi dengan Free Wi Fi dan menerima pesanan antar melalui GoFood.

Waroeng Merak
Jl. Pemuda V No.53, (depan Mall BSB), Balikpapan.
Buka: Senin - Sabtu, 08.00-14.00 dan 18.00-21.00 Wita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mie Siantar di Balikpapan

Balikpapan sebagai kota pendatang, tentu berbagai ragam kuliner bisa dicari disini. Salah satunya adalah kuliner asal pulau Sumatera, tepatnya kota Pematang Siantar. Pematang Siantar atau yang lebih sering disebut Siantar, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari Medan, memang memiliki kuliner khas, salah satu yang cukup terkenal adalah Mie Siantar. Mie Siantar paling beken di Siantar adalah Awai dan Kok Tong. Berbeda dengan Mie Siantar ditempat asalnya, Mie Siantar di kota Balikpapan cukup aman bagi mereka yang tidak menyantap makanan non halal, karena Mie Siantar disini benar-benar 100% halal. Sama sekali tidak menggunakan daging babi maupun minyak babi. Mie Siantar menggunakan mie yang dibuat sendiri, cukup tebal, dibumbui dengan khas, dan disajikan bersama setengah butir telur rebus, sayur sawi, daun bawang, bawang goreng dan potongan daging ayam yang tidak pelit. Pangsit disajikan bersama kuah pada mangkok kecil terpisah. Mie Siantar Balikpapan Baru, Jl. MT Haryono, Bal...

Istana Ayam Goreng Sri : Menikmati hangatnya ayam goreng

Hari Minggu kemarin, saya diajak makan siang oleh teman-teman lama saya ke daerah Pandaan, Pasuruan. Kami memilih sebuah rumah makan yang sangat ramai, yang area parkirnya meluap ke jalan raya, yaitu Istana Ayam Goreng Sri. Alamat lengkap rumah makan ini di depan Taman Candra Wilwatikta, jalah ke arah Tretes). Rumah makan dengan menu utama ayam goreng ini memiliki ciri khas ayam goreng yang tidak digoreng kering jadi masih tampak "basah". Disajikan lengkap utuh satu ekor ayam, mulai dari kepala, dada, sayap, paha, hingga hati dan rempelo. Disantap dengan sambal bajak yang manis (kurang pedas menurut saya). Bila Anda menghendaki sambal yang lebih pedas dapat memesan sambal terasi yang disajikan dalam sebuah cobek. Ayam Goreng Sambal Terasi Melihat penyajiannya, sepertinya ayam goreng ini biasa-biasa saja, namun setelah mulai disantap, terasa keistimewaannya. Ayam goreng ini sangat lembut dengan bumbu yang meresap. Sangat lezat bila disantap dalam keadaan hangat. ...

Di Balikpapan ada Salome, Makanan Apakah Itu ?

Ketika saya mau meninggalkan Pasar Segar, Balikpapan tepat di hook di sebelah gerai Martabak Markobar, terdapat sebuah gerai "Salome Gledek" yang menjual Salome. Memang beberapa waktu di Balikpapan, saya sering mendengar lewat siaran radio yang membahas mengenai kuliner Salome ini, sehingga membuat saya jadi penasaran apa sih Salome ini ? Yang pasti Salome dalam konotasi ini bukanlah nama puteri penari cantik yang dimanja oleh Raja Herodes sehingga minta kepala Yohanes Pembaptis. Guna menghapus rasa penasaran saya lalu mampir sejenak dan melihat apa itu Salome. Ternyata Salome adalah nama lain dari pentol bakso yang pernah ngehitz juga di Surabaya. Salome bentuknya bulat, terbuat dari tepung kanji, terigu dan daging, disajikan bersama saus kacang, saus tomat dan kecap. Menurut kisah penyiar radio, makanan Salome ini mulai marak di Balikpapan pertama kali dijajakan pak le (panggilan untuk abang-abang di Balikpapan) dengan sepeda di lapangan Merdeka, Balikpapan yang sela...