Langsung ke konten utama

Pindang patin asam pedas segar

Pindang patin atau tepatnya pindang ikan patin adalah kuliner khas Palembang yang sangat digemari masyarakat Palembang maupun pendatang.

Menurut cici pemilik Pondok Wong Palembang di FKB Wong Kito 2014, cara memasaknya masukkan bumbu-bumbu rempah, kemudian ikan patinnya.  Pengolahan yang tepat membuat rasa amis ditiadakan, lalu tambahkan irisan nenas, agar rasa pindang patin menjadi segar.

Kelezatan pindang patin adalah dengan ditambahkannya potongan daun bawang dan daun kemangi, dan didihkan lagi kurang lebih 5 menit.


Pindang patin sangat kaya dengan aroma dan bumbu rempah, terasa  nikmat cita rasa asam pedas yang segar bila disantap bersama nasi putih selagi hangat.

Silakan mencicipi pindang patin di Pondok Wong Palembang, hanya 40 ribu rupiah.


#Kuliner Nusantara #Palembang

(Sg/11-10-2014)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balikpapan ada Salome, Makanan Apakah Itu ?

Ketika saya mau meninggalkan Pasar Segar, Balikpapan tepat di hook di sebelah gerai Martabak Markobar, terdapat sebuah gerai "Salome Gledek" yang menjual Salome. Memang beberapa waktu di Balikpapan, saya sering mendengar lewat siaran radio yang membahas mengenai kuliner Salome ini, sehingga membuat saya jadi penasaran apa sih Salome ini ? Yang pasti Salome dalam konotasi ini bukanlah nama puteri penari cantik yang dimanja oleh Raja Herodes sehingga minta kepala Yohanes Pembaptis. Guna menghapus rasa penasaran saya lalu mampir sejenak dan melihat apa itu Salome. Ternyata Salome adalah nama lain dari pentol bakso yang pernah ngehitz juga di Surabaya. Salome bentuknya bulat, terbuat dari tepung kanji, terigu dan daging, disajikan bersama saus kacang, saus tomat dan kecap. Menurut kisah penyiar radio, makanan Salome ini mulai marak di Balikpapan pertama kali dijajakan pak le (panggilan untuk abang-abang di Balikpapan) dengan sepeda di lapangan Merdeka, Balikpapan yang sela...

Depot Layun Seafood, Alternatif Berburu Kepiting di Balikpapan

Siapapun yang sudah pernah menginjakkan kaki di kota Balikpapan, pasti mengetahui keistimewaan makanan olehan kepiting. Ada dua rumah makan yang menjadi legenda dalam hal memanjakan lidah pelanggannya, yakni Dandito dan Kepiting Kenari. Layanan ke dua rumah makan ini luar biasa, bahkan bersedia menyiapkan paket oleh-oleh yang siap diambil pada saat pelanggan hendak menuju bandara. Persaingan ke dua rumah makan ini, membuat dua kubu pelanggan yang saling menomor satukan olahan kepiting yang sulit dibedakan siapa yang akan tampil sebagai pemenang. Ke duanya juga beradu kecepatan layanan, kebersihan dan kenyamanan bersantap. Sekarang, Anda memiliki alternatif untuk menikmati masakan olahan kepiting di Balikpapan, tepatnya di kawasan Balikpapan Baru. Memang tempatnya tidak senyaman di kedua rumah makan diatas, namun dari segi rasa tidak kalah bila dibandingkan. Namanya Depot Layun Seafood, berlokasi di Kawasan Balikpapan Baru. Konon kabarnya, koki yang menggawangi rumah makan kepi...

Bakmi Aloi : Mie Kenyal Bikin Kenyang

Bakmi Aloi ini saya temukan di kawasan Alam Sutera, menu pilihannya tidak terlalu banyak, tetapi bakminya cukup mak nyusss. Dijajakan dengan tiga ukuran yang cukup unik, setengah porsi, satu porsi dan satu setengah porsi. Diawali dengan mie polos, lalu ada pilihan empat topping : ayam, jamur, cincang dan cashio. Bagi yang memilih dua topping, diberi istilah Mie Campur, bagi yang memilih tiga topping, diberi istilah Mie Special, dan bagi yang memilih semua topping diberi istilah Mie Komplit. Mie Cashio Mie Campur : Cashio + Cincang Selain bakmi, rumah makan ini juga menyediakan tahu bakso, ngohiang, pangsit goreng, pangsit kuah, swekiau dan nasi tim. Bakso babi kuah, bakso goreng, bakso ikan, dan bakso sapi, ditawarkan dengan pilihan isi 3, 5 atau 10. Ngohiang Pangsit Goreng Selain makan ditempat, juga bisa untuk dibawa pulang (take away) maupun pesan antar (delivery). Rumah makan ini buka 7 hari dalam seminggu dari jam 10.00 - 21.30 WIB. #Yuk Kuliner #Bakmi Al...